Selasa, 15 Desember 2015

3 Cara Ampuh Mudah Bangun Shubuh


3 Cara Ampuh Mudah Bangun Shubuh

bangun_shubuh


Bagaimana biar bisa mudah bangun shubuh? Adakah kiatnya?
Para remaja muslim biasa sangat sulit untuk bangun Shubuh, lebih-lebih lagi untuk pria untuk berjama’ah di masjid. Wah … itu berat sekali.
Berikut langkah-langkah yang kami berikan, moga bisa dipraktekkan dengan segera.
1- Biasakan tidur di awal malam dan jauhi begadang.
Ini yang biasa jadi sebab orang telat bangun Shubuh. Malam diambil untuk begadang dan banyak ngobrol. Atau kalau anak-anak gaul biasanya menunggu tayangan bola usai. Akhirnya … Sudah tahu kan? Pasti Shubuhnya telat.
Ini nasehat hadits yang menunjukkan larangan begadang.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568)
Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama’ah. ‘Umar bin Al Khottob sampai-sampai pernah memukul orang yang begadang setelah shalat Isya, beliau mengatakan, “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur lelap?!” (Syarh Al Bukhari, 3: 278).
2- Coba lakukan adab-adab sebelum tidur.
Dengan melakukan beberap adab berikut, akan sangat membantu untuk mudah bangun Shubuh.
a- Tidurlah dalam keadaan berwudhu.
b- Tidur berbaring pada sisi kanan.
c- Meniup kedua telapak tangan sambil membaca surat Al Ikhlash (qul huwallahu ahad), surat Al Falaq (qul a’udzu bi robbil falaq), dan surat An Naas (qul a’udzu bi robbinnaas), masing-masing sekali. Setelah itu mengusap kedua tangan tersebut ke wajah dan bagian tubuh yang dapat dijangkau. Hal ini dilakukan sebanyak tiga kali. Inilah yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana dikatakan oleh istrinya ‘Aisyah.
d- Membaca ayat kursi sebelum tidur.
e- Membaca do’a sebelum tidur “Bismika allahumma amuutu wa ahyaa”.
3- Gunakan alarm pada weker kring atau handphone.
Namun saran kami, alarm tersebut tidak diletakkan di bawah bantal. Kenapa?
Coba bayangkan deh, apa yang dilakukan jika alarm tersebut berbunyi di bawah bantal, pasti akan dimatikan kan?
Jadi baiknya alarm tersebut diletakkan di tempat yang jauh biar ada kesempatan untuk melangkah sehingga bisa jadi cepat sadar.
Silakan coba sembari meminta tolong pada Allah.
Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

Penulis: INDRA YUSUF

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar